Laman

Wednesday, November 9, 2016

Ketika Cinta itu Jatuh di Sydney


Jumpa lagi di go_blog buat para pembaca. Kesempatan kali ini, saya akan membahas mengenai salah satu kota terkenal di Benua Australia, dalam rangka lomba blogging yang diselenggarakan oleh HIS Travel dan Kawaii Beauty Japan. Karena cerita ini saya buat tanpa ke Benua Australia, jadi saya menggunakan sistem browsing di internet sajalah untuk mendapatkan bahan-bahan yang saya perlukan. Dan, jangan lupa untuk meng-klik banner di atas, dan setelah itu silahkan lanjutkan untuk membaca ulasan saya tentang kota yang sudah sangat terkenal di dunia ini. Selamat membaca! 

                                 picture by https:// www.google.com
New South Wales, tentu saja kalian tidak akan asing mendengar nama tempat tersebut. Benar! Apalagi kalau bukan sebuah negara bagian yang terdapat di negara Australia. Negara dengan ibu kotanya Canberra tersebut memang membagi wilayah administrasi menjadi beberapa bagian, dan New South Wales adalah salah satu dari beberapanya.
Ibu kota New South Wales, Sydney, tentu saja sangat menarik minat para pelancong untuk melangkah jauh ke sana. Sydney adalah kota terbesar yang ada di Australia. Salah satu yang menjadi icon kota Sydney, Sydney Opera House yang tertata megah di singgasananya bak raja yang menjaga kestabilan daerahnya. Kota Sydney tidak melulu tentang Sydney Opera House semata. Masih banyak magnet yang mampu menarik dengan kuat para peminat traveling untuk menjatuhkan tujuan utama perjalanan mereka di Australia. Nah, beberapa daya tarik wisata ke Australia akan saya bahas berikut ini, termaksud dengan Opera House.

    1. Sydney Opera House
                                           picture by https:// www.google.com

Jelas tidak akan diragukan eksistensi dari Sydney Opera House. Bangunan ini pertama kali direncakan oleh New South Wales State Conservatorium of Music yang pada tahun 1940 ingin membangun sebuah gedung teater yang lebih besar dari balai kota Sydney. Hingga akhirnya pada tahun 1955 diadakan sebuah sayembara arsitektur mengenai gedung teater itu. Jorn Utzon, seorang arsitek berumur 39 tahun adalah orang yang memenangi kompetisi tersebut, mengalahkan arsitektur lainnya dari 32 negara yang turut serta dalam sayembara tersebut. Hingga akhir pembangunan, Sydney Opera House kemudian diresmikan oleh Ratu Elizabeth II pada tahun 1973.
Utzon merancang bangunan berbentuk seperti cangkang yang ditumpuk. Ubin yang dia gunakan pun adalah Ubin Putih Swedia, sehingga ketika matahari ada ataupun ketika malam hari tiba, bangunan itu masih tetap tampak hidup dengan kemilauan keramik putihnya. Dibutuhkan ubin dengan jumlah yang tentu saja tidak sedikit, yaitu sejumlah 1.056.006 ubin!
Sydney Opera House dibangun di daerah yang bernama Sydney Harbor, tepatnya di daerah Bennelong Point. Sydney Opera House berhadapan langsung dengan Sydney Harbor Bridge yang nanti akan dibahas di point berikutnya. Memakan sekitar 1,8 hektar untuk luas gedungnya, Sydney Opera House memiliki area seluas 4,4  hektar. Gedung ini kemudian difungsikan sebagai tempat pertunjukan seni seperti konser, opera, dansa, drama dan tarian, musik rakyat, ballet, seni kontemporer, pertunjukan musik pop, musik jazz dan seni modern lainnya. Tidak hanya itu, Sydney Opera House juga memiliki restaurant dan bar. Tak jarang di sini diadakan juga konferensi dan upacara-upacara penting. 
                                            picture by https:// www.google.com

Untuk bangunannya sendiri, Sydney Opera House memiliki ruangan utama, terdiri dari Concert Hall, Open Theater, Drama Theater, Play House, Reception Hall dan Halaman. Selebihnya, di dalam Sydney Opera House, terdapat lebih dari 1000 ruangan. Menakjubkan!
Dalam perjalanan waktunya, gedung Sydney Opera House memiliki daya tarik seni arsitektur yang makin besar. Terbukti, wisatawan yang berkunjung di sana bisa mencapai 200.000 setiap tahunnya. Wow! Tidak mengherankan, sebab Sydney Opera House selalu dipadati oleh wisatawan dari pagi bahkan ketika malam telah larut. Di sana, para wisatawan tidak saja menghabiskan waktu dengan menikmati seni pertunjukan, namun juga menikmati hidangan di restaurant yang terdapat di gedung ini, sambil menikmati pemandangan indah di sekitarnya. Para wisatawan akan dimanjakan dengan Teluk Term di sebelah timur. Wisatawan juga bisa menikmati lalu lintas kapal-kapal, baik itu kapal feri, kapal kecil, bahkan speed boat di sekitar Teluk Sydney.
Yang paling pasti dan menurut saya paling menarik adalah pertunjukkan cahaya di gedung Sydney Opera House. Menggunakan Ubin Putih Swedia, cahaya-cahaya ditembakan dari proyektor seberang teluk, hingga menyinari sisi atap berbentuk cangkang dari Sydney Opera House. Permainan animasi cahaya ini seakan membuat gedung itu hidup, apalagi tidak hanya satu tema saja melainkan ada banyak tema cahaya yang siap menghipnotis para wisatawan yang datang ke Sydney. Biasanya event ini dibuat dalam balutan Vivid Sydney, yang memang dipromotori oleh bintang kota tersebut, Sydney Opera House.
                                            picture by https:// www.google.com


     2.    Sydney Harbor Bridge
Kemegahan Sydney Opera House tidak menjadi satu satunya alasan wisatawan harus datang ke Sydney. Wisatawan juga bisa mengunjungi Sydney Harbor Bridge, sebuah jembatan berbentuk lengkung dengan panjang 1.149 meter yang dibangun 134 meter di atas permukaan laut. Dengan berat total mencapai 52.800 ton, jembatan ini dibangun dengan lebar mencapai mencapai 48,8 meter. Berat baja yang digunakan jembatan ini adalah 39.000 ton.
Awal mula pembuatan Sydney Harbor Bridge ini diprakarsai oleh seorang arsitek bernama Francis Greenway pada tahun 1890. Pembangunannya sendiri dimulai pada tahun 1912 dan Jhon Bradfield terpilih untuk memimpin proyek pembangunan jembatan tersebut. Barulah pada tahun 1932, Sydney Harbor Bridge dibuka hingga saat ini.
                                           picture by https:// www.google.com


Sydney Harbor Bridge terletak di kawasan Sydney Harbor. Jembatan ini digunakan sebagai jalur penyebrangan di Sydney Harbor dengan menghubungkan antara Distrik Sentral Bisnis Sydney dengan wilayah utara Sydney. Jembatan ini, selain diperuntukkan kendaraan beroda, juga ada rel kereta api yang dibangun di atasnya. Selain itu, terdapat jalur khusus bagi sepeda, dan trotoar yang diperuntukkan bagi pejalan kaki.
Dan, ternyata Sydney Harbor Bridge juga memiliki event khusus yang diselenggarakan, yaitu tur mendaki Sydney Harbor Bridge. Jadi, para wisatawan yang ingin menikmati pemandangan dari atas Sydney Harbor Bridge akan dipandu untuk mendaki jembatan yang pada tahun 2004 tercatat di Guinness Book of World Record sebagai jembatan terlebar di dunia itu. Kalian pasti bisa membayangkan, pemandangan dengan cakupan 360 derajat, dengan sibuknya Sydney Harbor, kapal yang lalu lalang dan aroma laut di Teluk Sydney, pasti akan sangat membuatmu nyaman dan susah untuk beranjak pulang.
Hanya saja, sebelum melakukan pendakian itu, para wisatawan akan diperiksa dulu keadaan fisiknya oleh para tim medis. Setelah itu, panitia akan memberikan sedikit pelatihan tentang cara pendakian dan penggunaan alat-alat yang digunakan saat mendaki. Pendakian kecil ini memang memakan biaya yang terbilang cukup mahal. Harganya juga bervariasi. Biasanya harga tiket akan menjadi mahal ketika para wisatawan ingin mendaki Sydney Harbor pada malam hari dan ketika matahari beranjak bangkit dari peranduan. Tapi harga tiket yang tergolong mahal itu sama sekali tidak menghalangi niat para wisatawan untuk mengantri giliran naik ke atas Sydney Harbor Bridge. Yang penting adalah wisatawan mampu bertahan dari terpaan angin karena angin di atas Sydney Harbor Bridge cukup kencang. Kalaupun agak kesusahan dengan angin kencang, wisatawan diberikan alternatif untuk mendaki bangunan pondasi utama di antara sisi jembatan. Pendakian inipun jauh lebih murah dari pendakian utamanya.


                                             picture by https:// www.google.com
 
     3. Pantai-Pantai di Sydney.
Pantai itu selalu saja punya satu sisi mistis yang secara supranatural mampu menarik wisatawan untuk berkunjung. Dan di Sydney sendiri, pantai memiliki daya tarik besar yang tidak kalah mengagumkan dari obyek wisata yang lainnya. Nahh, dengan panjang garis pantai ditambah teluk-teluknya, garis pantai di Sydney bisa mencapai 250 kilometer. Apa saja pantai yang wajib kalian tambahkan di daftar perjalanan kalian, berikut ulasannya.
Pada umumnya, pantai di Sydney adalah surganya para surfer dunia. Dan untuk itu, wisatawan harus mengunjungi pantai pasir emas, Pantai Bondi. Tidak perlu takut jika anda ingin melakukan selancar, karena di sini anda bisa mengikuti les selancar di sini. Selain sangat terkenal dengan peselancarnya, Pantai Bondi ini selalu dijadikan tempat berkumpul oleh wisatawan lokal maupun wisatawan asing. Aksesnya pun mudah. Cuman menumpang sebuah bus saja dari kota Sydney.
                                          picture by https:// www.google.com

Selain pantai Bondi, wisatawan juga bisa mengunjungi Watson Bay. Bukan hanya sekedar pantai, Watson Bay juga merupakan sebuah desa nelayan. Letaknya berada di sebelah selatan Sydney Harbor. Wisatawan bisa menemukan jajanan khas Australia di sini yang diberi nama Fish and Chips, yang dihidangkan oleh salah satu restoran ternama di Watson Bay. Ingat, cuman di Watson Bay.
                                            picture by https:// www.google.com


Jika kurang puas masih ada satu lagi. Pantai ini mendapat sorotan karena menjadi favorit dari warga Sydney. Ya, dia adalah Pantai Manly. Wisatawan dapat menempuhnya dengan naik feri ke utara pelabuhan. Silahkan datang agar anda bisa mengetahui sendiri mengapa pantai ini menjadi favorit dari warga Sydney. Anda bisa menjelajahi semak alami yang ada di jalur Manly menuju Spit Bridge, lalu melanjutkan perjalanan ke Fairy Bower. Wisatawan sering bermain ombak di pantai ini, atau memilih lebih bertolak ke dalam dengan laut yang lebih tenang. Di sini snorkeling juga menyenangkan untuk dilakukan. Di Watson Bay juga ada toko-toko yang menjual souvenir dan beberapa restaurant yang menjual makanan-makanan dengan citarasa dunia.
                                           picture by https:// www.google.com

 4. Taronga Zoo

Sedikit melepas rasa lelah? Kebun Binatang Taronga bisa jadi tempat yang tepat untuk kalian kunjungi. Bermain bersama hewan-hewan yang lucu dan menikmati bagaimana mereka membuat pertunjukan mereka, pasti akan sangat menyenangkan untuk disaksikan. Di sini banyak koleksi besar fauna Australia dan beberapa koleksi flora dari seluruh dunia. Sebut saja hewan-hewan khas yang terdapat di Australian seperti Kanguru, Koala, Wallabees, Wombat, dan masih banyak lainnya.
                                           picture by https:// www.google.com

Awalnya, atas peran besar dari Zoological Society of New South Wales, kebun binatang ini dibuka pada tahun 1884 di daerah Billy Goat Swamp di Moore Park, dan merupakan kebun binatang pertama di negara bagian New South Wales. Akan tetapi ketika Albert Sherbourne le Souef, sekertaris kebun binatang saat itu, pulang dari Jerman, ia menginginkan sebuah konsep kebun binatang yang baru tanpa penghalang. Setelah menyadari Moore Park terlalu kecil, pemerintah New South Wales memberikan area yang lebih luas lagi di sebelah utara Sydney Harbour. Sehingga pada tahun 7 oktober 1916 dibukalah Taronga Zoo di lokasinya yang baru.
Luas kebun binatang ini adalah 287 hektare dengan koleksi binatang mencapai 26.000 hewan. Tidak hanya sebagai tempat rekreasi keluarga, Taronga Zoo juga merupakan tempat untuk konservasi hewan-hewan buas maupun yang dilindungi melalui program pendidikan, pengembangbiakkan, pemeliharaan dan penelitian.


                                          picture by https:// www.google.com



      5. The Rocks

Ini dia, wisata sejarah yang ada di Sydney. The Rocks adalah sebuah kota, dekat dengan Sydney Harbor, dan masih tertata rapi dengan sentuhan klasik kota pada jaman dahulu, dipadukan dengan pesona elok ala modern. Hingga akhirnya The Rocks menjadi tempat diadakannya beberapa festival meriah dan wisata berhantu di Sydney. Khusus wisata berhantu, wisatawan akan mengungkit beberapa cerita menyeramkan mengenai Sydney pada awal mula berdiri, sambil melintasi gang-gang sempit dengan hanya bermodalkan penerangan berupa lentera.
                                            picture by https:// www.google.com

Di sini terdapat beberapa pub yang merupakan pub tertua di Sydney. Cara menikmati The Rocks yang dapat membuat wisatawan tenggelam di dalam guratan sejarah penuh warna adalah dengan berjalan kaki. Wisatawan nantinya bisa menikamti musik. Bisa juga menikmati bir buatan daerah yang mana pada zaman dulu sering menjadi santapan para tentara, pelaut maupun buruh yang bekerja.
Tidak ada salahnya jika memakai jasa pemandu di The Rocks ini. Mereka akan membawa anda masuk ke dalam dunia sejarah, dimana dulunya kehidupan orang-orang penuh dengan kemelaratan, dan mereka berjuang mengatasi penyakit dan kekejaman hidup pada jaman itu. Anda akan dipandu menuju Jalan Playfair yang masih kental dengan sejarahnya, pondok-pondok pekerja dan gudang-gudang.
Ada juga Justice and Police Museum. Khusus kedua tempat ini, wisatawan akan dibawa untuk melihat bagaimana dulu para penjahat yang sering membuat kegaduhan di Sydney diadili di pengadilan, karena Justice and Police Museum adalah hasil ubahan dari gedung pengadilan itu sendiri. Wisatawan juga akan dibawa untuk melihat sel-sel yang digunakan untuk melakukan  penahanan terhadap para terpidana pada tahun1890-an yang telah dipugar tentunya.

                                            picture by https:// www.google.com


Selain berwisata sejarah, The Rocks menaungi butik dan galeri yang bermacam-macam. Wisatawan bisa membeli beberapa barang sebagai cindera mata eksklusif dari The Rocks. Di hari sabtu dan minggu selalu dibuka pasar akhir pekan dan wisatawan akan memburu karya seni tangan dari Australia, atau anda bisa menikmati beberapa hidangan ringan di toko kue ataupun kafe yang memiliki gaya khas kolonial.
                                            picture by https:// www.google.com
 

Dan begitulah beberapa daya tarik kota Sydney. Sekarang, ketika anda sudah melangkah cukup jauh dan lama, ketika lelah mulai menjalar di tubuh dan rasa lapar menyerang, pergi berkuliner ada keputusan yang sangat tepat. Dan, kota Sydney juga menyediakan beberapa makanan khas. Apa saja? Berikut saya paparkan dua makanan terkenal yang beraroma Sydney.

      1.  Pie di Harry’s Café de Wheel
                         picture by https:// www.google.com
Pie di Harry’s Café de Wheel adalah salah satu kuliner Sydney yang berpengaruh. Reputasi makanan ini sangat tinggi, dan para wisatawan tak ingin melewatkan hari-hari mereka tanpa mencicipi Pie di Harry’s Café de Wheel. Café Harry’s de Wheel tidak seperti café kebanyakan di Indonesia yang besar dan luas, café ini malah hanya berukuran 3x4 meter saja. Café ini juga tidak menjamur, dan café ini adalah rekomendasi yang menarik untuk para pejalan kaki.

                                            picture by https:// www.google.com


Di café ini, ada tiga macam kue pie. Pie yang pertama adalah Pie Peas Mash sebagai kue pie original dari Harry’s Café de Wheel. Sebagai pie orinial, pie inilah yang menjadi favorit dari para pelancong. Selain itu, ada juga Pie Cheese and Bacon. Dan yang terakhir adalah Pie Chicken and Mushroom. Silahkan mampir di sini dan nikmati kuliner istimewa ala Sydney di Café Harry’s de Wheel.

      2. Pancake On The Rock di Meltcafe Arcade


                                           picture by https:// www.google.com


Satu lagi kuliner yang reputasinya tidak perlu diragukan lagi. Favorite para pelancong. Pancake On The Rock selalu jadi buruan penikmat kuliner yang jalan-jalan di Sydney. Nikmatilah Panekuk di pagi hari karena itu adalah sarapan yang tepat. Panekuk di Meltcafe Arcade ini disajikan dalam porsi besar dan rasanya sudah pasti enak dan teksturnya sangat lembut. Karena rasanya tidak terlalu manis, rekomendasi yang tepat untuk menjadi teman kuliner ini adalah daging babi, sosis babi dan telur mata sapi.
 

   

No comments:

Post a Comment